Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia Edukasi di Pengadilan Agama Ruteng: Deteksi Dini Kunci Pencegahan
Ruteng, [19 Juni 2025] - Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) menggelar acara edukasi dan sosialisasi pencegahan kanker di Pengadilan Agama Ruteng pada Kamis, 19 Juni 2025 di Ruang Serba Guna. Kegiatan ini dimulai pukul 14:00 WITA yang diikuti oleh Ketua Pengadilan Agama, Wakil Ketua, Panitera, dan seluruh pegawai di Pengadilan Agama Ruteng. Acara ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan bahaya kanker serta pentingnya deteksi dini dan gaya hidup sehat sebagai langkah preventif. Pada kesempatan tersebut materi yang disampaikan menjelaskan mulai dari pengertian Kanker, faktor pemicu penyakit kanker, mengenali dan menyeleksi gejala awal kanker prostat, kanker serviks dan kanker payudara, cara pencegahan dan tindakan yang harus dilakukan unk mencegah penyakit kanker.
Acara dimulai dengan sambutan ketua Pengadilan Agama Ruteng, Bapak Mawir, S.H.I.,M.H. dalam sambutannya, mengapresiasi inisiatif Yayasan Kanker Indonesia yang telah memberikan edukasi penting kepada pegawai, "Kami berterima kasih atas pengetahuan dan wawasan yang diberikan. Ini sangat bermanfaat bagi kita semua dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga," ujarnya. Selanjutnya acara dilanjutkan oleh perwakilan dari Tim YSKI yang disampaikan oleh bapak Yohanis Delarau Udye, dalam sambutannya, perwakilan YSKI menyampaikan bahwa tujuan utama edukasi ini adalah untuk memberikan pemahaman yang benar agar lebih proaktif dalam menjaga kesehatan dengan pemahaman yang tepat, kita bisa melawan kanker, bukan sekadar menghindarinya.

Para peserta sosialiasi diberikan pemahaman mendalam tentang apa itu kanker. Dijelaskan bahwa kanker adalah penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkontrol dalam tubuh, yang dapat menyebar ke bagian tubuh lain. Penjelasan ini juga memberikan gambaran medis yang akurat. Materi sosialisasi juga membahas siapa saja yang berisiko terkena kanker. Meskipun bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau jenis kelamin, ada beberapa faktor risiko yang meningkatkan kemungkinan seseorang menderita kanker, seperti riwayat keluarga, gaya hidup tidak sehat, dan paparan zat karsinogenik. Salah satu poin krusial yang ditekankan adalah cara mendeteksi kanker dan pentingnya deteksi dini. Deteksi dini menjadi sangat vital karena meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.

Lebih lanjut, YSKI menguraikan strategi pencegahan dari dalam maupun luar tubuh. Pencegahan dari dalam mencakup pola makan sehat, mengkonsumsi makanan yang berserat tinggi, hindari makanan yang berlemak tinggi, olahraga teratur. Sementara itu, pencegahan dari luar meliputi menghindari paparan asap rokok, polusi, sinar UV berlebihan, dan zat kimia berbahaya. Edukasi ini juga memberikan tips praktis tentang cara menghindari faktor risiko dalam kehidupan sehari-hari, seperti memilih makanan organik, dan tidak merokok. Dijelaskan oleh bapak Yohanis Delarau Udye bahwa Keladi Tikus dan Temu Putih sangat membantu untuk mencegah penyakit Kanker, karena Temu Putih mengandung 95% Antioksidan untuk melawan Kanker.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga seluruh pegawai Pengadilan Agama Ruteng dapat memahami, mempelajari cara-cara mendeteksi kanker lebih awal agar memudahkan dalam pengobatannya, dan dapat mencegah penyakit kanker di dalam tubuh.

